Senin, 27 November 2017






















Jangan Paksa Mereka Seperti yang Anda Mau...

Siapa yang tak merasa bangga jika sang anak punya kemampuan yang begitu luar biasa
Siapa yang tak merasa bangga jika sang anak mampu melakukan hal-hal luar biasa
Siapa yang tak bangga jika anak bisa ini dan itu yang semua luar biasa.

Tapi pahamkah kita jika itu memang mau nya mereka
sadarkah kita jika itu memang ingin nya mereka
Perhatiankah kita pada apa yang sesungguhnya mereka inginkan
Peduli kah kita pada apa yang sesungguhnya mereka harapkan

Ntahlah...
Untuk menjawab ini semua tergantung pada pribadi orang nya masing-masing

Saya pribadi jujur belum memiliki anak (belum menikah), loh kok malah curcol, hahaha.
Tapi saya banyak belajar dari mereka yang memiliki anak. saya juga melihat dan banyak belajar dari setiap anak didik saya dan orang tuanya masing-masing.

Mereka bisa saja masih anak-anak di bawah usia dini (PAUD), tapi mereka mampu memberikan banyak pelajaran luar biasa yang kita bisa teladani sebagai orang dewasa.
Mereka terlihat begitu lugu, jujur, dan peka terhadap sesuatu hal. Mereka mampu membuatku tersenyum saat aku melihat kedamaian dan ketenangan disetiap wajah-wajah mereka.

Apa yang ku berikan semoga kelak bisa bermanfaat untuk mereka semua, sebab tak banyak yang ku minta sebagai guru mereka. Tetap mengingatku untuk setiap yang baik saja sudah cukup membuatku tersenyum. Ku akui terkadang aku merasa bersalah telah "memaksa" mereka untuk bisa ini dan itu. Kembali lagi ini berkaitan dengan peran serta orang tua. Saya bukan bermaksud menyalahkan cara orang tua mendidik anaknya dirumah masing-masing atau diluar sekolah. Tapi terkadang saya melihat banyak yang kurang begitu paham, belum paham, atau bahkan tidak paham akan karakteristik anak masing-masing. Di sini saya juga bukan bilang kalau saya yang paling paham akan setiap karakteristik si anak, tapi ya... paling tidak ada kerja sama dan komunikasi terbuka antara kedua belah pihak sekolah dengan rumah, guru dan orang tua.

Seperti yang saya katakan sebelumnya anak-anak tetaplah anak-anak, jangan pernah paksa mereka seperti apa yang kita mau, apa yang kita inginkan. Kita memaksa si anak untuk bisa membaca, berhitung, menulis dan lain sebagainya. Tapi kita tidak menyediakan sarana unuk mecapai itu semua. Atau bahkan kita tidak paham jika kemampuan anak-anak kita belum pada level itu.

Tapi kami sudah bayar uang sekolah dengan harga selangit, harus nya anak kami bisa dong?!!!

Pasti ada yang berkomentar demikian. Saya yakin 100 persen.

Ok, mari saya beri penjelasan bukan alasan...

Setiap anak yang bersekolah akan menghabiskan waktu disekolah, ya benar. tapi sadarkah kita waktu yang mereka habiskan akan lebih banyak di luar sekolah dari pada disekolah, terutama PAUD. Jadi sebenarnya apapun yang sudah diupayakan pihak guru dan sekolah akan tetap sia-sia jika tidak ada feedback yang baik dari pihak rumah dan orang tua. itu saja.

So, jangan paksa kami para pendidik untuk membuat anak-anak itu menjadi seperti keinginan anda para orang tua. sebab kami pun berusaha untuk memahami masa kanak-kanak mereka. Mereka bukan boneka yang sesuka hati kita untuk melakukan ini dan itu seperti yang kita mau. mereka juga manusia yang punya hati dan ingin didengarkan keluh kesah dan ceritanya.

Kita guru dan orang tua hanya sebagai sarana dan pemberi arahan pada setiap bakat, minat dan kemampuan yang mereka miliki. Tak hanya kepintaran akademik yang harus mereka bisa dan kuasai baru anak tersebut dikatakan anak yang pintar dan cerdas. tetapi bakat-bakat lain yang di keluarkan dan dia tunjukkan bagian dari kepintaran istimewa yang dititipkan Rabb sang maha pencipta padanya.


#Kiddos #Innocent #Dontforcethem #Bewise #Bekind #Teachers #suarahati



Pandan
Tuesday, 28th of November 2017




Kamis, 05 Oktober 2017

Mempertanyakan Kesetiaan


                                                                                                                      Friday/ 15 November 2013
Keinginan tak selalu sama dengan kenyataan
Kadang hidup ingin kebahagiaan
Namun yang ada justru kesedihan 
Tak jarang pula dalam kesedihan 
Ada hikmah yang menjadi kebahagiaan
Sama seperti diriku  yang merasakan kesedihan

Sedih yang begitu menyakitkan
Membuat hatiku bagaikan teriris sayatan
Hingga butuh waktu lama dalam pengobatan 
Ingin rasanya lari dari kenyataan yang menyakitkan
Tapi serasa aku tak memiliki iman
Ingin rasanya kembali mempertanyakan semua janji yang pernah dia ucapkan
Apa sebenarnya makna dari kesetiaan?

Benarkah hanya dengan status orang memiliki kesetiaan?
Benarkah hanya dengan status orang mempertahankan kesetiaan?
Aku hanya tertawa geli meresapi pemikiranmu yang tak berwawasan
Buka matamu lebar-lebar kawan
Buka hatimu yang begitu butuh pencerahan
Agar kau bisa melihat dan merasakan
Akulah sebenarnya yang punya kesetiaan
Bukan dengan omongan tapi cukup perlakuan

Kini aku merasakan
Sungguh teramat bodoh pemikiran yang kau pertahankan
Tapi aku tahu hikmah kebahagiaan
Tuhanku telah menitipkan aku pada orang yang sungguh memiliki kesetiaan
Kini berbahagialah kau dengan segala pilihan yang kau ciptakan




Kamis, 28 September 2017

Puisi Ulang Tahun Ibuku

                                                                                                                     
Sunday/ 17 November 2013
Tengah malam aku terjaga dari tidurku
Ku lihat arloji menunjukkan pukul dua lewat Satu
Aku teringat akan sosok ibu yang begitu menyayangiku
Ya Tuhan ada apa dengan ibu?
Kenapa tiba-tiba aku merasakan kehadirannya dari jauh?
Tak lama alaram itu mengingatkanku 
Astaga, hampir saja aku lupa ulang tahun ibuku

16 November ditahun ini usiamu bertambah lagi satu
Aku hanya bisa menyanyikan sebuah lagu untuk ibu 
Walaupun suaraku tak merdu
Tapi yakinlah ini adalah ketulusanku
Aku selalu  mendo’akan ibu walaupun jauh 
Karena aku tahu kasih ibu juga tak kenal jarak dan waktu
Maafkanlah aku ibu yang belum bisa memberikan sesuatu untuk ibu
Semoga bait puisi yang ku ciptakan untuk ibu cukup menjadi penghibur hati dikala sendu

Lewat lirik puisi sederhanaku
Dihari ulang tahun ibu
Aku ingin ibu tahu betapa aku menyayangimu
Aku sungguh ingin membahagiakanmu ibu
Dan diakhir puisi sederhanaku ini ku sampaikan peluk rinduku untukmu
Semoga ibu bisa merasakan tulusnya kasih sayangku… :*
Dan berharap ini menjadi kado terindah dihari ulang tahun ibu… :* 




Zacklin was singing a song pelangi - pelangi... :)

Bersabarlah duhai hati...

Rasanya hanya itu yang selalu ku katakan untuk menghibur hatiku yang terkadang terasa hampa dan kosong. Aku percaya Jika Dia takkan pernah meninggalkanku seperti mereka selama ini yang datang dan singgah dengan memberi harapan palsu, iming iming dan segala sesuatu yang tidak akan Pernah pasti. Mereka datang hanya memberikan kebahagiaan sementara dan pada akhirnya akan membuat luka menganga didalam hati. Ntahlah...
sekali lagi bersabarlah wahai hati, hanya Dia pengobat hati yang sebenarnya. Disaat semua orang meninggalkanku Dia pasti akan Selalu setia ada disampingku, menjaga dan menyayangiku dengan segenap kasih sayang nyata yang tak pernah putus... 


Ketika Cinta Kekasih Hatimu

Ketika cinta-Nya memanggilmu
maka mendekatlah
Ketika cinta-Nya menyapamu
maka hampirilah
Ketika rindu-Nya membelenggu hatimu
maka berdo'alah
Ketika rindu-Nya menuntun langkahmu
maka ikutlah

DIA lah sebenarnya cinta
DIA lah sebenarnya sayang
DIA lah sebenarnya rindu
DIA lah sebenarnya kekasih hatimu

DIA yang mendekap saat yang lain menjauh
DIA yang menjaga saat yang lain tak mau tahu
DIA yang membelamu saat yang lain menjatuhkanmu
DIA yang selalu ada saat yang lain selalu menghianatimu

DIA lah sebenarnya cinta
DIA lah sebenarnya sayang
DIA lah sebenarnya rindu
DIA lah sebenarnya kekasih hatimu


Kamis, 14 September 2017

Kita tidak akan pernah mengubah, menghapus, melupakan ataupun menghilangkan masa lalu.

Kamis, 24 Agustus 2017

Harusnya Aku Sudah Terbiasa

Harusnya aku sudah terbiasa
mereka datang saat lagi senang
mereka datang saat ada perlu
mereka datang sesuka hati
harusnya aku sudah terbiasa
tapi kok, kadang masih suka terkejut ya?
kaya dapat surprise gitu


mungkin...
karena aku juga manusia yang punya rasa punya hati, kayak lagunya Candil Serius.
Aku bukan pelarian
aku bukan pelampiasan
aku bukan pajangan
aku bukan boneka yang tak berjiwa
aku juga bisa sakit hati
aku juga bisa kecewa
aku bisa menangis
aku bisa tertawa
jadi tolong pahamilah aku

aku yakin aku akan terbiasa
aku harus selalu bersyukur dan percaya Allah kasih berkah dan menjadikan manusia sukses dan bahagia dengan jalan dan cara yang berbeda-beda...

Hm...
itu saja untuk hari ini harus nya hatiku akan lebih lapang setelah ini.
Amiiiiiiinnn
Semoga...


Senin, 21 Agustus 2017

ADA KALANYA...

Ada kalanya hatiku ingin berontak
Ada kalanya hasratku ingin berteriak
Ada kalanya aku butuh waktu untuk sendiri
Ada kalanya aku ingin diam disepanjang hariku
Ada kalanya aku ingin berbagi cerita dengan mu, dia, mereka dan kita
Ada kalanya aku ingin menangis
Ada kalanya aku ingin meluapkan amarah
Ada kalanya aku ingin lakukan apapun yang bisa buatku bahagia
Ada kalanya...
Ada kalanya...
Ada kalanya...

Semua pasti ada kalanya...
hanya saja terkadang waktu yang datang padaku tak tepat rasanya untuk melakukan semua ada kalanya itu.
Ntahlah terkadang aku ingin menyalahkan waktu, tapi waktu tak salah sepenuhnya. Tak adil rasanya jika aku hanya menyalahkan sang waktu itu.
Ada kalanya aku juga ingin menyalahkan diriku sendiri, tapi apa iya aku bisa terima semua tuduhan yang akan mengarah pada diriku sendiri. Tak adil rasanya jika aku menyalahkan dirku sendiri.
Ada kalanya aku ingin menyalahkan sang Pencipta alam semesta, tapi apalah dayaku, siapa aku ini hamba yang begitu kecil dan hina ingin menyalahkan dia yang kuat dan maha sempurna.

Ada satu hal yang langsung terbersit dalam pikiran dan hatiku disaat aku ingin menyalahkan DIA.
"Syukur"
Sudah aku benar benar bersyukur atas apa yang telah DIA berikan padaku?
Sudahkah aku benar-benar bersyukur atas apa yang telah terjadi padaku?

Mungkin satu dan lain hal, itulah yang menjadi pemicu kegamangan, kerisauan, kegundahan, dan kehampaan di dalam hatiku.
Aku harus kembali menata ulang setiap bait-bait kehidupanku, agar semua tak terlambat dan aku pun benar-benar dapat menikmati kehidupan impian yang pernuh dengan warna warni surgawi. walaupun pada akhirnya ada kalanya itu juga sesekali akan datang membayangi setiap bait-bait kehidupanku yang baru...





Pandan, 21 Agustus 2017



Rabu, 16 Agustus 2017

 

I miss this moment
when he knows how to entertain his self and his teacher
when he feels so creative to create his own dance
Muhammad Fathir Hamsy Lubis...
 

 

I like to say good morning...
I like to say good night...
when then sun comes up...
or the moon comes out...
I like to be polite...

I really miss you Kei...
I am happy when I saw you yesterday... :D :D :D 

 
I can't stop to laughing because of him. He looks enjoy pretend become a robot... :) :) :D 

Senin, 14 Agustus 2017

HAMPA

masih terasa ada ruang hampa di dalam jiwa.
masih terasa ada lara yang belum sembuh dari lukanya.
masih terasa ada duka yang belum pergi beranjak sepenuhnya.
masih terasa ada jiwa yang butuh pasangannya.
tapi percayalah jika semua akan baik-baik saja. selagi aku dan kamu percaya suatu hari kelak Allah akan mempertemukan ruang yang hampa dengan isi yang semestinya. Allah akan mengganti lara dan duka dengan bahagia. Allah juga akan mempertemukan jiwa dengan pasangan yang semestinya dan sepantasnya.
SEMUA AKAN INDAH PADA WAKTUNYA...

Aku percaya setiap perkataan adalah do'a. Jadi hendaknya kita harus berhati-hati dalam setiap perkataan kita sendiri. 
Sebagai manusia yang diciptakan oleh Tuhan begitu sempurna dibandingkan makhluk lainnya, hendaknya kita harus senantiasa bersyukur atas apa yang telah dikaruniakan kepada kita.  Termasuk didalam perkataan kita sehari-hari, sebab orang lain juga dapat menilai kita dari setiap perkataan kita yang mereka dengar...
MULUT MU HARIMAU MU... !!!


Rabu, 09 Agustus 2017

Ada kalanya kita membutuhkan waktu untuk merenung sendiri, rehat sejenak dari penatnya keramaian. Disaat inilah kita mampu mengingat kembali apapun yang telah menjadi beban pikiran dan hati saat kondisi kita sedang butuh motivasi yang bisa membuat kita bangkit lagi dari keterpurukan. Dan yang benar-benar mengerti hanyalah satu. hanya Dia yang mampu mengerti dan tak ada lagi yang lainnya...

Pane Island and Poncan Island

Poncan Island...
#sibolga #tapteng #kotawisata #beautiful #island #indonesia