Ada kalanya hasratku ingin berteriak
Ada kalanya aku butuh waktu untuk sendiri
Ada kalanya aku ingin diam disepanjang hariku
Ada kalanya aku ingin berbagi cerita dengan mu, dia, mereka dan kita
Ada kalanya aku ingin menangis
Ada kalanya aku ingin meluapkan amarah
Ada kalanya aku ingin lakukan apapun yang bisa buatku bahagia
Ada kalanya...
Ada kalanya...
Ada kalanya...
Semua pasti ada kalanya...
hanya saja terkadang waktu yang datang padaku tak tepat rasanya untuk melakukan semua ada kalanya itu.
Ntahlah terkadang aku ingin menyalahkan waktu, tapi waktu tak salah sepenuhnya. Tak adil rasanya jika aku hanya menyalahkan sang waktu itu.
Ada kalanya aku juga ingin menyalahkan diriku sendiri, tapi apa iya aku bisa terima semua tuduhan yang akan mengarah pada diriku sendiri. Tak adil rasanya jika aku menyalahkan dirku sendiri.
Ada kalanya aku ingin menyalahkan sang Pencipta alam semesta, tapi apalah dayaku, siapa aku ini hamba yang begitu kecil dan hina ingin menyalahkan dia yang kuat dan maha sempurna.
Ada satu hal yang langsung terbersit dalam pikiran dan hatiku disaat aku ingin menyalahkan DIA.
"Syukur"
Sudah aku benar benar bersyukur atas apa yang telah DIA berikan padaku?
Sudahkah aku benar-benar bersyukur atas apa yang telah terjadi padaku?
Mungkin satu dan lain hal, itulah yang menjadi pemicu kegamangan, kerisauan, kegundahan, dan kehampaan di dalam hatiku.
Aku harus kembali menata ulang setiap bait-bait kehidupanku, agar semua tak terlambat dan aku pun benar-benar dapat menikmati kehidupan impian yang pernuh dengan warna warni surgawi. walaupun pada akhirnya ada kalanya itu juga sesekali akan datang membayangi setiap bait-bait kehidupanku yang baru...
Pandan, 21 Agustus 2017
Tidak ada komentar:
Posting Komentar