Sabtu, 02 Maret 2019

Genderang Perang

Ok, hari ini aku yang membuktikan sendiri bahwa memang dendam dihatimu tak beralasan dan tak bisa diterima oleh akal sehat. Semoga Tuhan tidak menutup panca indera pendengaranmu sehingga kamu menjadi tuli, atau kamu menjadi buta karena tak dapat melihat sosok nyata didepan matamu yang sudah mulai beralih fungsi, atau lebih paranhnya saat Tuhan sudah menutup mata hatimu sehingga takkan pernah terjamah oleh yang namanya kebaikan.

Saya paham,dan rasanya ini sudah seperti hukum alam, Jika manusia sebaik apapun itu takkan pernah dikenang kebaikannya sedikitpun jika sudah melakukan satu kesalahan saja. Even kesalahan itu hanyalah bentuk salah paham. Tapi tetap saja ego itu akan muncul dan semakin menguatkan konsistensinya bahwa dialah yang paling benar. Percaya atau tidak. Terima atau tidak, Tapi inilah yang sering terjadi. 

Kata kasarnya begini, mendadak manusia jadi tidak punya sisi baik saat sudah melakukan satu kesalahan saja. Beribu hal yang baik yang pernah ia kerjakan akan dianggap sebagi sampah semata. Rongsokan yang tiada arti. Tapi ya sudahlah, saat semua yang baik telah dilakukan dan tak ada sisi baik yang dapat dikenang, lantas kau bisa apa dan mau berbuat apa?. Hati manusia itu mudah untuk dibolak balikkan, dan yang berhak atas itu hanya ALLAH. 

Kita tak bisa memaksakan orang lain untuk menyukai kita atau menyuruh mereka untuk membenci orang yang kita benci. Biarkan dia dengan dunianya sendiri. Itikad baik telah dilakukan namun yang ada hanya genderang perang yang ditabu silahkan saja. ikuti aturan mainnya. Selama kau tak mengganggu itu tak lantas jadi masalah besar dalam hidupmu. Biarkan dia bermain dengan emosi dan kebenciannya asal kau tidak.

Tuhan tidak akan pernah tidur. DIA tahu benar apa yang terbaik dalam hidup kita. Tak perlu mengambil pusing setiap tingkah manusia. Sebab manusia itu hanya bisa menjudge atau menghakimi manusia lain tanpa mau berkaca dia itu seperti apa. 




#bloggerwriter #life #daily #writerwannabe #publisher #saturday #2ndmarch2019

Tidak ada komentar:

Posting Komentar